TOUNA - Prestasi membanggakan, Lurah Labiabae, Fariz Latjuba, ST., MM mewakili Kabupaten Tojo Una-Una berhasil lolos seleksi nasional dan direkomendasikan sebagai penerima penghargaan Peacemaker Justice Award tingkat Nasional tahun 2025.
Hal tersebut, berdasarkan pengumuman Kementerian Hukum Republik Indonesia Nomor: PHN-HN.04.03.1252, 31 Juli 2025 tentang hasil seleksi penerima Peacemaker Justice Award Tahun 2025.
Lurah Labiabae berhasil lolos di ajang penghargaan Peacemaker Justice Award Nasional 2025 bersama 2 Kepala Desa di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah dan 130 Lurah/Kepala Desa se-indonesia.
Selain dianugerahi penghargaan sebagai Peacemaker Justice Award, Para Lurah/Kepala Desa yang lolos seleksi nasional akan menerima Gelar Non Litigation Peace maker (NL.P) dan penghargaan Anubhawa Sasana Jagaditha.
Lurah Labiabae Fariz Latjuba mengucapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, Pemerintah Daerah, Kementerian Hukum RI, serta masyarakat.
"Alhamdulillah, patut disyukuri hasil ini sebagai wujud kerja keras dan apresiasi terhadap kerja-kerja kami selama ini," ucap Fariz kepada awak media, Senin (4/8/2025).
"Semoga ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi Lurah/Kepala Desa lainnya di Sulawesi Tengah, Khususnya di Tojo Una-Una," tambahnya.
Seleksi ini berlangsung ketat, diikuti oleh 2.173 Lurah/Kepala Desa se-Indonesia yang telah melalui masa pelatihan dan aktualisasi kurang lebih hampir 3 Bulan.
Anugerah Peacemaker Justice Award adalah penghargaan dari Kementerian Hukum RI terhadap Lurah/Kepala Desa yang telah menunjukkan kontribusinya dalam menyelesaikan permasalahan hukum di lingkungannya dan mendukung pelaksanaan Program Prioritas Pemerintah. rasa syukur atas penghargaan yang diterima dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, Pemerintah Daerah, Kementerian Hukum RI, serta masyarakat.
"Alhamdulillah, patut disyukuri hasil ini sebagai wujud kerja keras dan apresiasi terhadap kerja-kerja kami selama ini," ujar Fariz kepada awak media, Senin (4/8/2025).
"Semoga ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi Lurah/Kepala Desa lainnya di Sulawesi Tengah, Khususnya di Tojo Una-Una," tambahnya.
Seleksi ini berlangsung ketat, diikuti oleh 2.173 Lurah/Kepala Desa se-Indonesia yang telah melalui masa pelatihan dan aktualisasi kurang lebih hampir 3 Bulan.
Anugerah Peacemaker Justice Award adalah penghargaan dari Kementerian Hukum RI terhadap Lurah/Kepala Desa yang telah menunjukkan kontribusinya dalam menyelesaikan permasalahan hukum di lingkungannya dan mendukung pelaksanaan Program Prioritas Pemerintah.
