TOUNA – Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una Una komitmen untuk memperluas cakupan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi para pekerja, khususnya pekerja rentan di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Tojo Una Una melalui Pj Sekda Alfian Matajeng saat mengikuti wawancara kandidat Paritrana Award Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025, di Hotel Santika Palu, Kamis (26/6/2025).
Pada kegiatan ini, Pj Sekda didampingi Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tojo Una Una, Taufan H. Tandri serta Kepala Seksi Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Fitri.
Menurut Alfian, Kabupaten Tojo Una-Una menjadi salah satu dari 6 nominator kategori Pemerintah Kota/Kabupaten.
Kabupaten Tojo Una-Una di masa kepemimpinan Bupati Tojo Una-Una terpilih, Ilham Lawidu, memiliki visi terwujudnya masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una yang religius, maju, adil, sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan, di mana visi tersebut tentunya berkaitan erat dengan adanya program BPJS Ketenagakerjaan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,ujar Alfian.
Salah satu capaian utama yang disampaikan adalah kenaikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara signifikan. Adanya kenaikan coverage kepesertaan yang cukup signifikan pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 yaitu sebesar 22,27 persen.
"Hal ini dikarenakan adanya dukungan Pemerintah Daerah dalam melindungi 100 pekerja rentan desa tiap desa yang dianggarkan melalui APBDes. Di Tojo Una-Una terdapat 134 desa, sehingga ada 13.400 pekerja rentan desa yang terlindungi di tahun 2024,"jelasnya.
Pada kesempatan itu juga Alfian memperkenalkan inovasi daerah bernama Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan Tojo Una-Una atau Pesona Touna. Inovasi ini merupakan tahapan perlindungan pekerja rentan desa dari tahun 2024 berlanjut di tahun 2025 dan juga telah dianggarkan untuk pekerja rentan kelurahan di 12 kelurahan sebanyak 100 orang per kelurahan.
"Kenapa Pesona Touna Karena melihat daya tarik unggulan pariwisata Tojo Una-Una yakni keindahan Togean, sehingga tercetuslah nama PESONA TOUNA untuk inovasi daerah terkait perlindungan jamsos naker,"paparnya.
Ia katakan, Pemda Touna juga bersiap memperluas cakupan perlindungan dengan memanfaatkan program strategis daerah.
"Kami akan mendorong agar dengan adanya salah satu program strategis Bapak Bupati yaitu ‘Satu Miliar Satu Desa’, yang tadinya perlindungan hanya 100 orang per desa bisa menjadi 150 orang per desa/kelurahan,"ucapnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tojo Una Una, Salfia Latuhihin menegaskan BPJS Ketenagakerjaan Tojo Una-Una akan terus bekerjasama dengan Pemda Tojo Una-Una dalam mendorong dan memastikan Universal Coverage Jamsostek di Tojo Una-Una.
"Apalagi sudah dibentuk Tim Percepatan Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Tojo Una Una yang diketuai langsung oleh Dinas Teknis yaitu Kadis Nakertrans serta keterlibatan Kepala Daerah dan Kejaksaan sebagai Pelindung dan Penasehat serta OPD terkait lainnya sebagai Anggota,"tegas Salfia
